Rp0
No products in the cart.
Return To ShopFree Shipping on All Orders Over $750
- CETAK KARTU PVC
CETAK KARTU PVC
- CETAK KARTU NAMA
- CETAK KARTU RFID
CETAK KARTU RFID
- CETAK KARTU MAGNETIK
- CETAK TALI ID CARD / LANYARD
CETAK TALI ID CARD/ LANYARD
- TALI GELANG LANYARD
- CETAK FLASHDISK CARD
CETAK FLASHDISK CARD
- AKSESORIS ID CARD
AKSESORIS ID CARD
- FINISHING KARTU
FINISHING KARTU
5 Kesalahan Umum Saat Cetak Tali Lanyard & Cara Menghindarinya
Hindari Kerugian! Ini 5 Kesalahan Umum Saat Cetak Tali Lanyard dan Solusinya
Pengadaan tali gantungan ID card tampak seperti tugas yang sederhana. Namun, dalam praktiknya, banyak divisi procurement maupun penyelenggara acara (event organizer) terjebak dalam kesalahan teknis.
Akibatnya? Hasil cetak tidak sesuai harapan, warna pudar, hingga anggaran perusahaan terbuang percuma. Untuk memastikan hasil produksi tampil sempurna, simak 5 kesalahan umum saat cetak tali lanyard beserta cara tepat untuk menghindarinya.
1. Menggunakan File Desain Resolusi Rendah
Salah satu penyebab utama hasil cetak gambar pecah atau kabur adalah penggunaan file gambar berspesifikasi rendah (seperti hasil screenshot).
-
Dampaknya: Logo dan teks kecil pada lanyard terlihat buram serta tidak profesional.
-
Cara Menghindarinya: Selalu kirimkan file desain format vektor (
.ai,.eps,.cdr, atau.pdf) dengan resolusi minimal 300 DPI.
2. Salah Memilih Bahan Tali
Banyak pemesan hanya tergiur harga murah tanpa memperhatikan jenis material yang digunakan.
-
Dampaknya: Bahan yang kasar dapat menyebabkan kulit leher gatal, iritasi, dan tidak nyaman dipakai kerja selama 8 jam.
-
Cara Menghindarinya: Pilih bahan kain tisu (premium tissue) yang halus dan lembut di kulit untuk penggunaan harian, atau kain poliester standar untuk acara jangka pendek.
3. Mengabaikan Ruang Aman (Safe Zone) Desain
Bidang cetak lanyard memiliki keterbatasan lebar (umumnya 1.5 cm hingga 2.5 cm) dan dipotong serta dijahit di bagian ujungnya.
-
Dampaknya: Teks atau logo terpotong oleh jahitan atau terlipat pada lipatan pengait besi.
-
Cara Menghindarinya: Pastikan elemen penting berada di tengah bidang cetak dan sediakan margin aman minimal 2–3 cm dari area lipatan/jahitan bawah.
4. Tidak Menyesuaikan Metode Cetak dengan Desain
Sistem cetak sablon manual dan digital printing sublimasi memiliki karakteristik yang sangat berbeda.
-
Dampaknya: Desain dengan gradasi warna kompleks akan terlihat berantakan jika dipaksa menggunakan metode sablon manual.
-
Cara Menghindarinya:
-
Gunakan Sablon Manual untuk logo simpel 1–2 warna solid.
-
Gunakan Digital Printing Sublimasi untuk logo kaya warna, bergradasi, atau detail yang sangat kecil.
-
5. Memesan Lanyard dan ID Card di Vendor Terpisah
Memesan tali di Percetakan A dan kartu PVC di Percetakan B sering kali memicu ketidakserasian teknis saat dirangkai.
-
Dampaknya: Ukuran pengait tali tidak muat di lubang kartu, atau warna tema antara tali dan kartu tidak senada.
-
Cara Menghindarinya: Percayakan pengadaan pada vendor satu atap seperti UCard. Langkah ini menjamin kepastian presisi ukuran pengait dan keselarasan warna produk sejak awal produksi.
Maksimalkan Branding Perusahaan Anda Hari Ini!
 Hubungi tim UCard Indonesia sekarang via WhatsApp: 0821-1839-4404
 Atau kunjungi: kartuidcard.com untuk informasi lebih lengkap.
Ikuti saluran UCard Indonesia di WhatsApp :
https://whatsapp.com/channel/0029VaJbQSiDzgTCpkRtzF29
(mra/uc)
