Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd J. Austin III menelepon Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto kemarin. Ada apa Menhan AS menelepon Prabowo?

Dalam keterangan Kedubes AS, Kamis (1/4/2021), juru bicara Pentagon John Kirby menyebut isi telepon itu tentang penegasan kembali pentingnya hubungan pertahanan bilateral. Menhan Prabowo mengucapkan selamat kepada Menteri Austin atas pengangkatannya sebagai Menteri Pertahanan. Menhan Austin juga menyampaikan belasungkawa atas serangan teroris yang baru-baru ini terjadi di Makassar dan Jakarta.

“Menhan Austin dan Menhan Prabowo mendiskusikan kondisi keamanan di kawasan, termasuk situasi yang menantang di Laut China Selatan, serta kerja sama bilateral dalam bidang pertahanan,” bunyi keterangan Kedubes AS.

Menhan Austin menegaskan pentingnya pengembangan lebih lanjut hubungan pertahanan bilateral kedua negara. Selain itu, Menhan Austin menyoroti latihan utama antar-angkatan darat, Garuda Shield, yang dijadwalkan pada Agustus.

“Sebagai peluang untuk membangun interoperabilitas yang lebih besar antara angkatan bersenjata AS dan Indonesia,” sebut Kedubes AS.

Prabowo Subianto diketahui sempat mengunjungi Negeri Paman Sam setelah memenuhi undangan Pemerintah AS yang disampaikan melalui Menhan era Presiden Donald Trump, Mark T Esper. Prabowo berada di AS pada 15-19 Oktober.

Lalu, pada akhir 2020, Christoper C Miller, yang saat itu menjabat Plt Menhan AS, menemui Prabowo Subianto. Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut isi pertemuan keduanya membahas kerja sama pertahanan RI-AS.

“Kunjungan kali ini kembali melanjutkan pembicaraan kerja sama pertahanan antara RI-AS,” tulis Dahnil.

“Menhan Prabowo menerima kunjungan kehormatan Plt Menhan AS H.E. Christoper C. Miller di Kantor Kemhan RI pagi tadi,” tulis Dahnil Anzar seperti dilihat di akun Twitter resminya, Senin (7/12/2020).